Hadits Senyum Itu Ibadah

  • 3 min read
  • Jun 03, 2020

Apa benar ada dalil nya dari hadits bahwa senyum itu ibadah?

HADITS Senyum Adalah Sedekah

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ

“Senyum mu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu“[1].

Bayangkan indahnya islam, senyum Anda di hadapan saudara Anda (sesama muslim, atau sesama muslimah) bernilai sedekah untuk Anda di sisi Allah Subhaanahu wa ta’aalaa. Ibadah senyum adalah paling ringan yang bisa dilakukan setiap muslim.

Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan tersenyum dan menampakkan muka manis di hadapan seorang muslim, yang hadits ini semakna dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang lain, “Janganlah sekali-kali engkau menganggap remeh suatu perbuatan baik, meskipun (perbuatan baik itu) dengan engkau menjumpai saudaramu (sesama muslim) dengan wajah yang ceria“[2].

Mutiara hikmah yang dapat kita petik dari hadits ini:

– Menampakkan wajah ceria dan berseri-seri ketika bertemu dengan seorang muslim akan mendapatkan ganjaran pahala seperti pahala bersedekah[3].

– Keutamaan dalam hadits ini lebih dikuatkan dengan perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri, sebagaimana yang disebutkan oleh sahabat yang mulia, Jarir bin Abdullah al-Bajali radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melarangku untuk menemui beliau sejak aku masuk Islam, dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memandangku kecuali dalam keadaan tersenyum di hadapanku“[4].

– Menampakkan wajah manis di hadapan seorang muslim akan meyebabkan hatinya merasa senang dan bahagia, dan melakukan perbuatan yang menyebabkan bahagia nya hati seorang muslim adalah suatu kebaikan dan keutamaan[5].

Jadi, mau mulai senyum (sebagai bentuk ibadah) dimulai dari hari ini?
Dan ingat juga, jangan sampai ketika kita sedang melihat muslim lain yang jarang tersenyum, lantas membuat kita berburuk sangka, “wah orang ini ga tau ya kalau senyum ibadah, kok ga pernah senyum“. Karena segelintir orang ada yang seperti itu. Nah, seperti ini tidak boleh juga.

Lanjutan mutiara faidah di atas.

– Imam adz-Dzahabi menyebutkan faidah penting sehubungan dengan masalah ini, ketika beliau mengomentari ucapan Muhammad bin Nu’man bin Abdussalam, yang mengatakan, “Aku tidak pernah melihat orang yang lebih tekun beribadah melebihi Yahya bin Hammad[6], dan aku mengira dia tidak pernah tertawa”. Imam adz-Dzahabi berkata, “Tertawa yang ringan dan tersenyum lebih utama, dan para ulama yang tidak pernah melakukannya ada dua macam (hukumnya):

Pertama: (bisa jadi) merupakan kebaikan bagi orang yang meninggalkannya karena adab dan takut kepada Allah, serta sedih atas (kekurangan dan dosa-dosa yang ada pada) dirinya.

Kedua: (bisa jadi) merupakan celaan (keburukan) bagi orang yang melakukannya (tidak mau tersenyum) karena kedunguan, kesombongan, atau sengaja dibuat-buat. Sebagaimana orang yang banyak tertawa akan direndahkan (diremehkan orang lain).

Dan tidak diragukan lagi, tertawa pada diri pemuda lebih ringan (dilakukan) dan lebih dimaklumi dibandingkan dengan orang yang sudah tua.

Adapun tersenyum dan menampakkan wajah ceria, maka ini lebih utama dari semua perbuatan tersebut (di atas). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Senyum mu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu“.
Dan Jarir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memandangku kecuali dalam keadaan tersenyum“.

Inilah akhlak (mulia) dalam Islam, dan kedudukan yang paling tinggi (dalam hal ini) adalah orang yang selalu menangis (karena takut kepada Allah) di malam hari dan selalu tersenyum di siang hari.

(Dalam hadits lain) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kamu tidak akan mampu berbuat baik kepada semua manusia denga hartamu, maka hendaknya kebaikanmu sampai kepada mereka dengan keceriaan (pada) wajahmu“[7].

Dan inget juga, jangan sampai kelebihan senyum, terus malah tertawa terbahak-bahak, apalagi ngakak, ini sudah kelewatan dari senyum yang dianjurkan.

Ada hal lain (yang perlu diingatkan) di sini, (yaitu) sepatutnya bagi orang banyak tertawa dan tersenyum untuk menguranginya (agar tidak berlebihan), dan mencela dirinya (dalam hal ini), agar dia tidak dijauhi/dibenci orang lain. Demikian pula sepatutnya bagi orang yang (suka) bermuka masam dan cemberut untuk tersenyum dan memperbaiki tingkah lakunya, serta mencela dirinya karena buruknya tingkah lakunya, maka segala sesuatu yang menyimpang dari (sikap) moderat (tidak berlebihan dan tidak kurang) adalah tercela, dan jiwa manusia mesti sungguh-sungguh dipaksa dan dilatih (untuk melakukan kebaikan)”[8].

Penulis: Ustadz Abdullah Taslim, MA.

Artikel www.muslim.or.id

[1] HR at-Tirmidzi (no. 1956), Ibnu Hibban (no. 474 dan 529) dll, dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, dan dinyatakan hasan oleh at-Tirmidzi dan syaikh al-Albani dalam “ash-Shahihah” (no. 572).

[2] HSR Muslim (no. 2626).

[3] Lihat kitab “Tuhfatul ahwadzi” (6/75-76).

[4] HSR al-Bukhari (no. 5739) dan Muslim (no. 2475).

[5] Lihat kitab “Tuhfatul ahwadzi” (5/458).

[6] Beliau adalah seorang Imam besar yang terpercaya dalam meriwayatkan hadits (wafat 215 H), biografi beliau dalam kitab “Siyaru a’laamin nubala’” (10/139) dan “Taqriibut tahdzib” (hal. 545).

[7] HR al-Hakim (1/212) dll, hadits ini sangat lemah, dalam sanadnya ada Abdullah bin Sa’id al-Maqburi, dia seorang yang sangat lemah dan ditinggalkan riwayatnya, sebagaimana ucapan adz-Dzahabi dan Ibnu Hajar dalam “Taqriibut tahdzib” (hal. 256). Lihat “adh-Dha’iifah” (no. 634).

[8] Kitab “Siyaru a’laamin nubala’” (10/140-141).

Sumber: https://muslim.or.id/3421-keutamaan-tersenyum-di-hadapan-seorang-muslim.html

 

 

9 hours ago

Shalat aja disepelekan? Gimana kalau tiba-tiba datang kematian menjemput sementara Anda tak pernah bersiap untuk dijemput?
#Shalat #Kematian #IngatMati #Islam #Sunnah #Hijrah #Lakumkitab #bukuislami

13 hours ago
Mulia bukan dengan Harta - Kisah Raja Faisal vs Amerika - Toko Buku Islam Online | Lakumkitab

Mulia bukan dengan Harta Sebuah realita sejarah yang tidak akan pernah terlupakan. Ketika terjadi peristiwa perang Yom Kippur (Oktober 1973), antara negara Israel yang didukung oleh koalisi-koalisinya, Amerika, Inggris, Perancis melawan koalisi negara-negara Arab. Pada tanggal 17 Oktober 1973, raja Faisal dari Saudi Arabia yang mewakili negara-negara produsen minyak di Timur Tengah menetapkan untuk mengurangi produksi minyaknya untuk negara-negara Barat hingga… [ 495 more words ]
https://lakumkitab.com/mulia-bukan-harta-raja-faisal-vs-amerika/202006/

Mulia bukan dengan HartaSebuah realita sejarah yang tidak akan pernah terlupakan. Ketika terjadi peristiwa perang Yom Kippur (Oktober 1973), antara negara Israel yang didukung oleh koalisi-koalisinya, Amerika, Inggris, Perancis melawan koalisi negara-negara Arab. Pada tanggal 17 Oktober 1973, raja F...

2 days ago

⚠ SUJUD TERBURU-BURU ⚠
.
Belakangan banyak kami dapati imam masjid sujud nya sangat singkat, hampir-hampir ga sempat selesai 1x bacaan sujud... Padahal sujud adalah posisi terindah untuk menumpahkan segala problematika hidup kita...
.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
.
Ketika sujud adalah tempat yang paling dekat antara seorang hamba dengan Allah. Perbanyaklah doa ketika sujud, mintalah apapun yang kita inginkan, mintalah Surga, perlindungan dari adzab Neraka, ilmu yang bermanfaat, amal yang sholeh, iman yang kokoh dan hal-hal lain semisal itu.
.
Atau mintalah rumah yang berkah, pasangan yang menentramkan hati, anak-anak yang sholeh, kendaraan, atau hal lain yang ... See more

2 days ago

✨ JANGAN MALAS BERDOA ✨ㅤㅤㅤㅤ
.

Sebagian manusia terlalu sombong, tidak mau berdoa, seakan ia bisa menghasilkan sesuatu tanpa pertolongan dari Allah Ta’ala. ㅤㅤ
.ㅤㅤ
Sebagian manusia terlalu sombong, tidak mau berdoa, seakan ia bisa beribadah tanpa pertolongan dari Allah Ta’ala. ㅤㅤ
.ㅤㅤ
Sebagian manusia terlalu sombong, jarang berdoa, seakan kekuatan manusiawinya lah yang dapat mewujudkan seluruh asa dia tanpa pertolongan dari Allah Ta’ala. ㅤㅤ
.ㅤㅤ
Imam Ibnu Qayyim rahimahullah berkata, .ㅤㅤㅤㅤ
.ㅤㅤ
"Seandainya Allah berkehendak untuk tidak mengabulkan doamu, niscaya Allah tidak akan memberikan taufik kepadamu untuk berdoa." ... See more

3 days ago

💎 DIANTARA TANDA ALLAH INGINKAN KEBAIKAN UNTUK KITA⁣ 💎

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata, ⁣

"Apabila Allah Ta'ala menginginkan kebaikan kepada hamba, maka Allah jadikan ia tidak mengingat amal kebaikannya dan tak ingin menceritakan dengan lisannya... Dia lebih sibuk mengingat dosa-dosanya hingga dia pun masuk ke dalam Surga…" ⁣

(Thariqul Hijrotain) ⁣
___________________⁣
#syafiqrizabasalamah #syafiqrizabasalamah_official #ustadzsyafiqbasalamah #ustadzsyafiq #postersrb#PosterDakwah Lakumkitab">#Lakumkitab #SUNNAH #Hijrah #Islam #GambarIslam #gambarislami
.
.
▶▶▶▶ Postingan sebelumnya ▶▶▶▶
.
⚠ Pemuda Palestina Diinjak Tentara Israel - ... See more

3 days ago

Pemuda Palestina Diinjak Tentara Israel - Apa yang terjadi untuk George Floyd di Amerika, terjadi dengan ribuan warga Palestina.
Bagaimana cara menolong mereka? Perbaiki kualitas iman dan islam kita, perbanyak berdo'a, bantu perjuangan jihad dengan harta... begitu juga saudara/i kita di Suriah, Rohingya, dll...
.
.
▶▶▶▶ Postingan sebelumnya ▶▶▶▶
.
💥 Akibat Mencela Hadits Nabi Shallallahu ‘alayhi wa sallam https://www.facebook.com/lakumkitab/photos/a.112149353617512/162816505217463/
.
⚠ "Jangan nikahi dia, saya pernah melihat seorang lelaki menciumnya" ⚠ https://www.facebook.com/lakumkitab/photos/a.112149353617512/162716265227487/?type=3
.
💎 Apa saja yang bisa ... See more

4 days ago
MENAFKAHI ORANG TUA, ANAK, ISTRI? MANA YANG LEBIH UTAMA? - Toko Buku Islam Online | Lakumkitab

MENAFKAHI ORANG TUA, ANAK, ISTRIMANA YANG LEBIH UTAMA?Oleh : Ustadz Anas Burhanudin MA Pertanyaan. Assalâmu’alaikum. Bagaimana hukumnya kalau suami lebih mementingkn ibunya daripada anak dan istrinya? Tiap bulan suami saya selalu mengirimkan uang ke ibunya tapi kalau pemberian ke anaknya itu suka telat. Saya kecewa pak ustadz. Bagaimana dengan perbuatan suami saya itu? Bagaimana saya menyikapinya. Saya pernah mendengar dia mengatakan bahwa anak laki dan hartanya milik orang tua. [ 532 more words ]
https://lakumkitab.com/menafkahi-orangtua-anak-istri-mana-utama/202006/

MENAFKAHI ORANG TUA, ANAK, ISTRIMANA YANG LEBIH UTAMA?Oleh : Ustadz Anas Burhanudin MA   Pertanyaan. Assalâmu’alaikum. Bagaimana hukumnya kalau suami lebih mementingkn ibunya daripada anak dan istrinya? Tiap bulan suami saya selalu mengirimkan uang ke ibunya tapi kalau pemberian ke anaknya itu s...

« 1 of 19 »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *