(Video) 🔥 Ceramah Pendek – Adab Menyebar Berita – Ustadz Badru Salam, Lc

  • 2 min read
  • Apr 30, 2020

(Video) 🔥 Ceramah Pendek – Adab Menyebar Berita – Ustadz Badru Salam, Lc
.
Selamat menyimak: https://www.youtube.com/watch?v=U3hbgOl7ZSs


sumber @Yufid.TV – Pengajian & Ceramah Islam

Sudah sering kita terlalaikan dengan ‘katanya dan katanya’, padahal pertanggungjawaban itu amat berat di sisi Allah. Bagaimanakah sikap yang benar dalam menyebar berita? Jangan sampai berita yang Anda share, berujung petaka …

Point penting:

1. Zaman sekarang media mudah diakses, penyebaran berita sangat cepat, maka bersamanya ada manfaat & mudharat.

2. Penuntut Ilmu harus punya sikap berbeda dengan orang awam dalam menerima berita juga dalam menyebarkannya, karena penuntut ilmu sudah belajar Al-Quran dan hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘alayhi wa sallam

3. Islam sudah memberikan batasan yang jelas dan tegas bagaimana dalam menyampaikan kabar berita.


Diantara dalilnya adalah

Ayat Al-Quran:

Surat Al-Hujuraat ayat 6:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن جَآءَكُمْ فَاسِقٌۢ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوٓا۟ أَن تُصِيبُوا۟ قَوْمًۢا بِجَهَٰلَةٍ فَتُصْبِحُوا۟ عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَٰدِمِينَ


yā ayyuhallażīna āmanū in jā`akum fāsiqum binaba`in fa tabayyanū an tuṣībụ qaumam bijahālatin fa tuṣbiḥụ ‘alā mā fa’altum nādimīn

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.
.
Ayat ini diturunkan untuk Walid bin ‘Uqbah bin Abi Mu’aith yang diutus Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa sallam kepada Bani Mushthaliq sebagai orang kepercayaan (untuk mengambil zakat kambing). Saat mereka mendengar hal itu, mereka mendekatinya, lalu ‘Uqbah takut dengan mereka dan kembali. Dia berkata: “Sesungguhnya kaum itu ingin membunuhku dan mencegah sedekah mereka”, Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa sallam ingin menyerang mereka, kemudian datanglah utusan mereka dan berkata: “Wahai Rasulallah, kami mendengar utusanmu, lalu kami mendekatinya untuk memuliakannya dan mau melaksanakan apa yang dia sampaikan, yaitu sedekah.”
.
Referensi: https://tafsirweb.com/9776-quran-sura…
.
Juga ayat Al-Quran :
Surat An-Nisaa ayat 83:

وَإِذَا جَآءَهُمْ أَمْرٌ مِّنَ ٱلْأَمْنِ أَوِ ٱلْخَوْفِ أَذَاعُوا۟ بِهِۦ ۖ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى ٱلرَّسُولِ وَإِلَىٰٓ أُو۟لِى ٱلْأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ ٱلَّذِينَ يَسْتَنۢبِطُونَهُۥ مِنْهُمْ ۗ وَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ لَٱتَّبَعْتُمُ ٱلشَّيْطَٰنَ إِلَّا قَلِيلًا


wa iżā jā`ahum amrum minal-amni awil-khaufi ażā’ụ bih, walau raddụhu ilar-rasụli wa ilā ulil-amri min-hum la’alimahullażīna yastambiṭụnahụ min-hum, walau lā faḍlullāhi ‘alaikum wa raḥmatuhụ lattaba’tumusy-syaiṭāna illā qalīlā

Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu).
.
Referensi: https://tafsirweb.com/37121-quran-sur…
.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *